MUSIK GAMELAN JAWA
Gambang
Gambang merupakan alat musik
tradisional Jawa Tengah yang terbuat dari bahan kayu berbentuk rangkaian atau
deretan bilah-bilah nada yang berjumlah dua puluh bilah. Cara membunyikan
gambang adalah dipukul dengan tabuh khusus gambang. Fungsi gambang dalam sajian
karawitan sebagai pangrengga lagu.
Siter
Siter merupakan alat musik
tradisional Jawa Tengah yang sumber bunyinya adalah string (kawat).
Teknik menabuhnya dengan cara di petik. Jenis instrumen ini di lihat dari
bentuk dan warna bunyinya ada tiga macam, yaitu siter, siter penerus (ukurannya
lebih kecil dari pada siter), dan clempung (ukurannya lebih besar dari pada
siter).
Kendang
/ Gendang
Kendang atau gendang adalah alat musik yang dimainkan dengan cara dipukul / ditepak dengan menggunakan telapak tangan. Alat musik gendang ini terbuat dari kayu dan kulit binatang, bahan yang sering digunakan untuk membuat gendang ini adalah kayu nangka, cempedak atau kayu kelapa. Kulit Kambing dan Kulit Kerbau banyak dipilih untuk bahan kendang yang disesuaikan dengan jenis nada yang dihasilkan.
Fungsi gendang dalam musik ensembel / gamelan jawa adalah untuk mengatur tempo/irama lagu dalam permainan gamelan.
Demung
Demung merupakan alat musik tradisional jawa tengah yang bentuknya sama seperti saron hanya memiliki ukuran yang lebih besar. Dalam satu pertunjukan gamelan biasanya terdapat minimal 2 demung yaitu demung laras Slendro dan demung laras Pelog.
Kenong
Kenong adalah alat musik tradisional Jawa Tengah yang berfungsi sebagai penentu batas gatra dan penegas irama. Kenong dibunyikan dengan cara dipukul. Bentuk kenong hampir sama dengan bonang hanya saja ukurannya lebih besar. Alat ini juga dipukul menggunakan alat pemukul kayu yang dililitkan kain. Jumlah dalam satu set bervariasi tapi biasanya sekitar 10 buah.
kenong - orgs.usd.edu
|
Slenthem
merupakan salah satu instrumen / alat musik tradisional dari jawa tengah yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung. Dibunyikan dengan cara dipukul dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan.
merupakan salah satu instrumen / alat musik tradisional dari jawa tengah yang terdiri dari lembaran lebar logam tipis yang diuntai dengan tali dan direntangkan di atas tabung-tabung. Dibunyikan dengan cara dipukul dan menghasilkan dengungan rendah atau gema yang mengikuti nada saron, ricik, dan balungan.
Gender
Instrumen
terdiri dari bilah-bilah metal ditegangkan dengan tali di atas bumbung-bumbung
resonator.Gender ini dimainkan dengan tabuh berbentuk bulat (dilingkari lapisan
kain) dengan tangkai pendek. Dibunyikan dengan cara dipukul.
Sesuai dengan fungsi lagu, wilayah nada, dan ukurannya, ada dua macam gender yaitu
gender barung dan gender panerus.
Sesuai dengan fungsi lagu, wilayah nada, dan ukurannya, ada dua macam gender yaitu
gender barung dan gender panerus.
Gong
Gong
menandai permulaan dan akhiran gendhing dan memberi rasa keseimbangan setelah
berlalunya kalimat lagu gendhing yang panjang. Dibunyikan dengan cara dipukul.
Gong sangat penting untuk menandai berakhirnya satuan kelompok dasar lagu, sehingga kelompok itu sendiri (yaitu kalimat lagu di antara dua tabuhan gong) dinamakan gongan.
Gong sangat penting untuk menandai berakhirnya satuan kelompok dasar lagu, sehingga kelompok itu sendiri (yaitu kalimat lagu di antara dua tabuhan gong) dinamakan gongan.
Kempul
Kempul merupakan salah satu
alat musik gamelan yang terbuat dari perunggu. Kempul sering sekali disebut
dengan gong kecil. Satu set kempul terdiri dari beberapa buah kempul yang
jumlah nya bervariasi antara 8, 10, 14 . kempul yang ukurannya kecil memiliki
nada tinggi dari kempul yang ukurannya lebih besar. Kempul dimainkan dengan
cara dipukul dengan alat pemukul yang digunakan untuk memukul kenong tapi lebih
kecil daripada pemukul gong.
Peking
Alat ini lebih kecil dari
saron dan suaranya satu dua oktaf lebih tinggi dibandingkan saron. Fungsi
peking sendiri sebagai pemberi warna melodi dalam permainan gamelan. Biasanya
peking akan membunyikan melodi yang sama dengan yang dimainkan saron namun
permainan nya dibuat terus mengisi ketukan, sehingga tidak ada tempo kosong.hal
ini dapat jelas terlihat dalam permainan yang lambat. Irama peking bila
dibandingkan dengan dua kali irama saron dan demung. Peking dipukul oleh alat
pemukul yang terbuat dari tanduk sapi.
Saron
1
Saron menghasilkan nada satu
oktaf lebih tinggi daripada demung, dengan ukuran fisik yang lebih kecil. Tabuh
saron biasanya terbuat dari kayu, dengan bentuk seperti palu. Cara memainkan
dengan cara dipukul dengan alat pukul.
Saron
2
Saron menghasilkan nada satu
oktaf lebih tinggi daripada demung, dengan ukuran fisik yang lebih kecil. Tabuh
saron biasanya terbuat dari kayu, dengan bentuk seperti palu. Cara memainkan
dengan cara dipukul dengan alat pukul.
Kempyang
alat musik gamelan Jawa,
bentuknya spt bonang, bersatu tempat dng ketuk, berfungsi sbg pemberi tekanan
pd irama musik gamelan. Kempyang dimainkan dengan cara dipukul dengan alat
pemukul.
Kethuk
Alat ini memiliki fungsi
sebagai alat musik ritmis, yang membantu kendhang dalam menghasilkan ritme lagu
yang diinginkan. Dalam tiap set gamelan hanya ada satu buah kethuk. Kethuk
biasanya diletakan dekat kenong, biasanya kethuk juga dimainkan oleh pemain
kenong. Kethuk dimainkan dengan cara dipukul dengan alat pemukul.
Bonang
Babok
Bonang Babok beroktaf tengah
sampai tinggi, adalah salah satu dari instrumen-instrumen pemuka dalam Ansambel.
Khususnya dalam teknik tabuhan pipilan, pola-pola nada yang selalu
mengantisipasi nada-nada yang akan datang dapat menuntun lagu
instrumen-instrumen lainnya. Cara memainkan dengan cara dipukul.
Bonang
Penerus
Merupakan
bonang yang paling kecil, beroktaf
tinggi. Bonang Penerus cara memainkannya yaitu sama persis dengan
Bonang Barung. Bonang Penerus hanya tinggal mengikuti kemana alur
lagu dari Bonang Barung. Cara memainkan dengan cara dipukul.